fbpx

Sewa Apartemen di Jakarta Selatan : Bagaimana Peluangnya Sekarang ?

Sewa Apartemen di Jakarta Selatan

Sewa apartemen di Jakarta Selatan adalah salah satu pilihan bagi beberapa investor properti. Meski banyak yang berpendapat bahwa penjualan apartemen di Jakarta saat ini tengah lesu, namun peluang di bisnis ini masih terbilang besar, karena masih banyak penduduk ibukota yang hingga kini belum memiliki hunian. Sebagian kalangan menilai bahwa apartemen masih kurang diminati lebih karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih suka tinggal di rumah tapak.

Tapi hal ini ada kecenderungan untuk berubah. Apalagi mengingat harga tanah di Jakarta sudah sangat mahal, sehingga generasi milenial akan kesulitan mendapatkan rumah. Disisi lain terdapat beberapa proyek apartemen baru yang bisa didapat dengan harga awal yang relatif dibawah harga pasar.

Baca : Apartemen di Jakarta Selatan Berpotensi Tinggi Untuk Kenaikan Harga

Dalam hal ini sasaran apartemen lebih kepada keluarga muda dan para pekerja single yang terbilang potensial untuk mencicil apartemen. Hal ini sejalan dengan banyaknya apartemen yang dibangun dekat dengan pusat bisnis dan area perkantoran termasuk sejumlah tempat publik seperti pusat perbelanjaan dan transportasi.

Peluang Sewa Apartemen di Jakarta Selatan Tahun 2019

Colliers dalam laporan kuartal 2 tahun 2019 ini mengungkap bahwa tingkat hunian sewa apartemen di wilayah CBD Jakarta mengalami penurunan. Penurunannya sekitar 4-6% dibandingkan kuartal 1 2019. Hal ini dikarenakan masa Pemilu dan Ramadhan, dimana permintaan untuk short stays (1-2 hari) lebih dominan dibandingkan long stays.

Pada bulan Juni setelah masa liburan, tingkat hunian sewa meningkat karena aktivitas bisnis kembali normal. Secara keseluruhan, tingkat hunian sewa apartemen non-serviced bertahan di rata-rata 72,4%. Rata-rata asking rental rate apartemen untuk wilayah Jakarta Selatan (termasuk non-prime areas) menunjukkan relatif lebih stabil di Rp 228.325/m2/bulan.

Farpoint yang mulai membangun proyek baru The Loggia di area Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan mencatat potensi pendapatan yang tinggi dari nilai sewa. Saat ini, menurut catatan Farpoint, rata-rata nilai sewa di area Pancoran untuk tipe 2 bedroom sekitar Rp 11 juta/bulan. Sedangkan untuk tipe unit yang sama di radius 5 Km dari The Loggia, rata-rata nilai sewa apartemen mencapai Rp 12 juta/bulan.

Dengan kondisi ini, Farpoint optimis bahwa The Loggia akan mampu menghasilkan sekitar 6,47% hingga 7,08% potensi pendapatan dari sewa, dengan asumsi nilai unit sekitar Rp 25,8 juta/m2.

Potensi Ekspatriat

Colliers menemukan fakta bahwa, situasi politik Indonesia berpengaruh pada orientasi ekspatriat dalam menyewa hunian. Seperti warning issues dan proses aplikasi visa yang memakan waktu lama (3-6 bulan) membuat ekspatriat enggan membawa keluarganya. Hal ini memperlambat tingkat hunian oleh ekspatriat khususnya di Jakarta.

Keterbatasan supply rumah sewa yang sesuai dengan keinginan ekspatriat menjadi peluang tersendiri bagi pemilik apartemen sewa. Fasilitas apartemen telah menjadi daya tarik unggulan untuk ekspatriat dalam memilih hunian apartemen di Jakarta.

Baca : 18 Fasilitas Apartemen di Jakarta Selatan Sebagai Daya Tarik Millenial dan Keluarga Muda

Banyaknya proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia juga menyebabkan peningkatan kehadiran ekspatriat. Kelompok ekspatriat ini memiliki budget sewa sekitar USD 1.500 – 2.500 per bulan untuk hunian mereka.Sementara itu, ketersediaan unit serviced apartment masih terbatas untuk memenuhi permintaan kelompok ini.

Colliers mencatat, kehadiran ekspatriat muda dan single serta pasangan tanpa anak juga mengalami penurunan. Tapi, disisi lain ekspatriat kelompok keluarga muda justru meningkat yang menunjang permintaan sekolah internasional (pre-school dan elementary).

Pekerja Kantoran Sebagai Potensial Penyewa

Farpoint mencatat setidaknya ada 6 kawasan prime business district di Jakarta Selatan yang terdekat dengan The Loggia. Antara lain : Kawasan CBD Sudirman, Lingkar Mega Kuningan, koridor Jl. Gatot Subroto, koridor TB Simatupang, wilayah Kemang dan Tebet.

Wilayah-wilayah ini tercatat memiliki kenaikan hunian perkantoran sebesar 0,2% dibandingkan kuartal 1 2019. Artinya, hunian apartemen yang terdekat dengan kawasan-kawasan ini setidaknya akan mendapat imbas dari kenaikan sewa yang akan didominasi oleh pekerja kantoran.

Contohnya sebut saja Ray, millenial, pria single dengan karir mapan sebagai auditor di perusahaan yang berkantor di area SCBD. Dia merujuk beberapa lokasi apartemen baru di radius 5 Km dari kantornya sebagai calon hunian saat weekdays.

Baca : Apa Saja Kriteria Generasi Millenial Dalam Memilih Apartemen ?

https://rizkaedmanda.com/apartemen-premium-jakarta/
Colliers Reports – Jakarta Residential Q2-2019

gambar : https://www.avail.co/wp-content/uploads/2019/03/11-Apartment-Showing-Tips-to-Attract-Quality-Tenants.jpg

× Chat Us