fbpx

PPnBM Properti dan Penerapannya di Indonesia

Pentingnya Mengetahui PPnBM Properti.

Bisnis barang mewah seperti mobil, elektronik, tas hingga gadget sedang berkembang di Indonesia. Meski pelakunya semakin banyak, tidak sedikit dari mereka yang buta mengenai PPnBM, apalagi cara perhitungan PPnBM. Padahal, dua hal tersebut tidak dapat dipisahkan.

PPnBm (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) adalah pajak yang dikenakan bersama dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penjualan barang-barang yang tergolong mewah.

Tujuan adanya pajak jenis ini adalah agar tercipta keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang memiliki penghasilan rendah dan konsumen yang memiliki penghasilan tinggi.

Selain tujuan seperti di atas, PPnBM juga berguna pula dalam mengendalikan pola konsumsi atas Barang Kena Pajak (BKP) yang tergolong mewah.

Menurut undang-undang, yang termasuk dalam barang mewah dan wajib pajak PPnBM adalah barang yang tergolong dalam kategori berikut:

  • Barang tersebut tidak termasuk bahan kebutuhan pokok.
  • Barang tersebut hanya dikonsumsi oleh golongan masyarakat tertentu.
  • Barang tersebut dikonsumsi untuk menunjukkan status kekayaan semata.
  • Barang tersebut dikonsumsi oleh masyarakat dengan pendapatan tinggi.

Jadi jika Anda merasa membeli barang yang sesuai dengan salah satu atau lebih dari kategori di atas, maka Anda diwajibkan membayar PPnBM. Menurut Undang-Undang PPN, untuk menghitung besaran PPnBM dibutuhkan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang meliputi:

  • Harga jual: nilai berupa uang termasuk semua biaya yang diminta penjual karena adanya barang kena pajak (BKP).
  • Biaya penggantian: nilai berupa uang termasuk semua biaya penyerahan, ekspor jasa kena pajak (JKP) atau ekspor BKP tidak berwujud dan tidak termasuk dalam PPN.
  • Nilai impor: nilai berupa uang yang diambil dari bea masuk, pungutan lain yang sudah terkena pajak, dan cukai impor BKP.
  • Nilai ekspor: nilai berupa uang termasuk semua biaya yang dipungut oleh pihak eskportir.
  • Nilai lainnya: nilai berupa uang dengan jumlah yang ditetapkan sebagai DPP sesuai keputusan menteri keuangan.

Rumus Perhitungan PPnBM dan PPN di Indonesia

Untuk melakukan perhitungan PPnBM, sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang tarif PPN dan PPnBM di Indonesia. Tarif PPN saat ini sebesar 10% yang meliputi:

  • Ekspor BKP berwujud.
  • Ekspor BKP tidak berwujud.
  • Ekspor JKP.

Sedangkan untuk PPnBM, tarifnya diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori yaitu:

  • Tarif 10% untuk kendaraan bermotor kategori tertentu, alat rumah tangga, hunian mewah, alat pendingin, televisi, minuman non-alkohol.
  • Tarif 20% untuk kendaraan bermotor kategori tertentu, peralatan olahraga impor, berbagai jenis permadani, alat fotografi dan barang sanitary.
  • Tarif 25% untuk kendaraan bermotor berat dan berbahan bakar solar, misalnya minibus, combi, pick up.
  • Tarif 35% untuk minuman bebas alkohol, batu kristal, barang berbahan kulit impor, barang pecah belah, bus.

PPnBM Properti Rumah dan Tarifnya

Saat mendengar jenis pajak PPnBM, sebagian orang mungkin akan membayangkan pajak yang dikenakan atas kendaraan bermotor. Namun, pungutan PPnBM ini dikenakan juga atas transaksi jual beli rumah.

Pada 1 Maret 2017 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menandatangani Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.010/2017 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Propertipun masuk sebagai salah satu objek pajak PPnBM.

Berikut ini ulasan PPnBM properti/ rumah beserta tarifnya yang tertera dalam PMK Nomor 35/PMK.010/2017:

PPnBM properti yang termasuk kelompok tarif 20% merupakan hunian mewah seperti rumah mewah, kondominium, apartemen, town house, dan semacamnya. Berikut ini rinciannya:

  • Rumah dan town house dari jenis nonstrata title dengan harga jual senilai Rp20.000.000.000 hingga lebih.
  • Apartemen, town house dari jenis strata title, kondominium, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp10.000.000.000 hingga lebih.
  • Sedangkan, untuk kendaraan bermotor yang dikenakan PPnBM, diatur dalam PMK tersendiri, yakni PMK Nomor 64/PMK.011/2014 tentang Jenis Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan Tata Cara Pemberian Pembebasan dari Pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Sumber :

https://www.online-pajak.com/ppnbm-rumah
https://www.online-pajak.com/perhitungan-ppnbm

× Chat Us